Bahaya Meltdown & Spectre di Smartphone: Siapa Mereka dan Bagaimana Cara Mengatasinya Featured

Bugs Meltdown dan Spectre ada di hampir semua smartphoen flagship saat ini Bugs Meltdown dan Spectre ada di hampir semua smartphoen flagship saat ini James Bareham / The Verge

Banyak prosesor yang melakukan apa yang diesebut sebagai eksekusi spekulatif, yaitu mekanisme dimana chip mengakses banyak titik memori sekaligus untuk mengambil sumber daya yang tepat.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi perintah yang akan datang dengan maksud mempercepat kinerja.

Selama ini mekanisme tersebut tidak menuimbulkan kekhawatiran, namun para peneliti menemukan bahwa kadang-kadang, tindakan eksekusi spekulatif itu membuat data yang harus dilindungi terbuka terhadap akses potensial para penyusup. Singkatnya, ini adalah masalah keamanan perangkat keras, bukan perangkat lunak.

Bagaimanapun, saat kode dari semua aplikasi disaring melalui prosesor telepon Anda, masalah utama menjadi milik perangkat lunak. Meskipun tidak ada peretasan yang nyata dengan menggunakan Spectre atau Meltdown di iOS maupun Android, namun jika suatu saat ada, ia akan menggunakan perangkat lunak untuk mengeksploitasi kelemahan dalam mekanisme eksekusi spekulatif prosesor Anda.

Karena Anda tidak dapat memperbarui prosesor kecuali dengan emmbeli smartphone baru, maka cara terbaik untuk melindungi diri dari ancaman ini adalah dengan tetap mengendalikan aplikasi dan perangkat lunak yang berjalan di smartphone.

Pernyataan Apple tentang Meltdown & Spevtre di iOS
Apple dengan cepat mengeluarkan sebuah pernyataan mengenai masalah ini, yang membahas bagaimana Meltdown and Spectre bekerja. Meski mengakui semua perangkat iPhone terpengaruh oleh kedua bugs tersebut, Apple mengklaim bahwa ada serangan atau eksploitasi yang terjadi untuk pernagkat mereka saat ini.

Apple menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi untuk Meltdown dengan merilis iOS 11.2, sedangkan update untuk mengatasi Spectre sedang dikerjakan.

Apple juga memperingatkan pengguna perangkatnya agar selalu waspada. Mereka mengingatkan pengguna untuk hanya mengunduh aplikasi dari App Store resmi, karena ancaman terbesar sumbernya dari aplikasi berbahaya.

Pernyataan untuk Meltdown & Spectre di Android
Android, tidak seperti iOS, digunakan oleh banyak smartphone dari berbagai produsen. MEski Google merupakan pemilik Android, namun keputusan untuk melakukan update dan pembaruan tergantung pada setiap OEM.

Yang menarik, Googlelah yang pertama menemukan masalah chip tersebut. Google sebenarnya berencana untuk mengumumkan update soal keamanan bersama Intel minggu depan, namun terpaksa menundanya setelah kejadian ini muncul.

Google mengklaim bahwa perangkat Android yang berbasis ARM dengan patch keamanan terbaru telah terlindungi. ARM merilis sebuah pernyataan resmi juga, yang mengklaim bahwa sebagian besar prosesor yang dirancang ARM tidak berisiko, hanya segelintir saja.

Namun, ada beberapa kategori yang terkena dampak yaitu yang memakai inti Cortex A73. Inti ini yang mentenagai chipset Snapdragon 835, yang dipakai di banyak smartphone flagship Android tahun 2017, termasuk Galaxy S8, S8 +, Note 8, OnePlus 5 dan 5T, Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL, dan masih banyak lagi. Dampak yang sama juga bisa terjadi untuk perangkat yang memakai chipset Snapdragon 810 tahun 2015, yang menggunakan inti Cortex A57.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?
Yang dapat dilakukan ketika tahu Anda tergantung pada sebuah alat (smartphone) yang kemana-mana Anda bawa namun memiliki kemungkinan exploit di mekanisme eksekusi spekulatif?

Ada beberapa cara terbaik berikut ini yang dapat Anda gunakan untuk menjaga diri Anda tetap aman.

1. Terima semua pacth keamanan dan update

Yang bisa Anda lakukan untuk menangkal eksploit yang sewaktu-waktu bisa menjarah data smartphone Anda adalah menginstal semua patch dan update yang disediakn oleh vendor. Apple telah merilis update iOS 11.2.5 beta untuk menambal masalah tersebut, sedangkan beberapa vendor yang emmproduksi sistem operasi Android juga emlakukan hal yang sama.

2. Berhati-hatilah dalam menginstal aplikasi

Selalu menginstal aplikasi dari toko aplikasi yang terpercaya. Misal untuk produk Apple, selalulah mengunduh aplikasi-aplikasi yang ada di App Store, demikian juga untuk smartphone berbasis Android, silakan menginstal dari Google Play Store

3. Mulailah melirik smartphone baru

Jika Anda memiliki smartphone lawas yang sudah tidak didukung update dari vendor, maka cara terbaik untuk mengamankan aset digital Anda adalah dengan mulai melihat-lihat daftara smartphone terbaru yang sudah disupport oleh pacth kemanaann dan update terbaru.

Sumber: Gadgethacks

 

 



 

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Friday, 01 June 2018 00:14

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

Hadir 24 Juli, Xioami Mi A2 bakal ditemani Mi A2 Lite #mia2 #mia2lite baca https://t.co/etAUKagIwD https://t.co/dFafLSXRyg
Separuh dari pengguna ponsel tak peduli dengan password, keamanan datanya pun terancam. Baca https://t.co/cDtbjwVzd5
Ini dia Android Go pertama dari Motorola, baca https://t.co/5hFJQ8OzZV https://t.co/rNOLxOJ770
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Xiaomi Mi7: Rumor Jadwal Rilis, Harga dan Spesifikasi

Panduan Lengkap Find My Device: Lacak dan Temukan Lokasi Ponsel yang Hilang

Xiaomi Redmi Note 5: Rumor Spek dan Harga Sejauh Ini

Panduan Chipset Kirin, Prosesor Smartphone Besutan Huawei

Note8 Punya S Pen yang Bisa Terjemahkan 71 Bahasa

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5

Rumor Redmi Note 5: Akhirnya Xiaomi Ikuti Jejak Oppo dan Vivo