Setengah Pengguna Seluler Tak Peduli Soal Keamanan

Ada penelitian yang mengejutkan tentang bagaimana pengguna seluler melindungi keamanan data mereka. Ternyata, hampir separuh dari kita tak terlalu peduli dengan perlindungan password untuk keamanan perangkat seluler.

Dampaknya? Tentu saja data Anda akan rentan dicuri dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.

Hampir separuh (48%) dari responden gagal melindungi perangkat seluler mereka, dan hanya 22% yang menggunakan solusi anti-pencurian. Bayangkan kalau pencopet yang mencuri telepon pintar bisa mendapatkan lebih dari sekedar gawai, tapi juga data pribadi pengguna. Ini adalah salah satu kekhawatiran terkini yang diangkat oleh perusahaan keamanan yaitu mereka yang kerap meninggalkan perangkatnya dengan data berharga di dalamnya, karena tidak terlindungi dapat diakses oleh siapa saja.

Banyak orang saat ini bergantung pada perangkat seluler untuk mengakses Internet dan melakukan aktivitas online, sehingga kehilangan gawai karena dicuri dapat berpotensi lebih merusak dan mengganggu. Sebagai gambaran, 68% orang mengatakan mereka secara teratur menggunakan Internet pada telepon pintar (naik dari 60% pada tahun 2016) dan 34% sekarang secara teratur menggunakan tablet untuk beraktivitas online.

Baca Juga: Ketahuan Hapus Pesan Sendiri, Mark Zukckerberg "Ngaku" Lagi Tes Fitur Unsend
Dengan demikian, berbagai jenis data berharga disimpan, dan dikirim dari perangkat tersebut. Misalnya, lebih dari sepertiga (35%) orang menggunakan telepon pintar mereka untuk melakukan transaksi perbankan online, yang tentu saja memberikan akses ke informasi keuangan yang berharga. Selain itu, 57% orang secara teratur menggunakan telepon pintar mereka untuk mengakses akun email pribadi dan 55% mengatakan mereka menggunakannya untuk aktivitas media sosial, dimana keduanya memiliki jumlah data sensitif yang tidak sedikit.

Tetapi memiliki banyak data berharga di perangkat seluler tidak selalu membuat orang sadar dan perlu untuk mengamankannya. Setidaknya terdapat hampir separuhnya, (48%) orang yang menggunakan kata sandi untuk melindungi perangkat seluler mereka dan hanya 14% yang mengenkripsi file dan folder untuk menghindari akses tidak diinginkan. Jadi, jika perangkat yang tidak terlindungi jatuh ke tangan yang salah, semua data mulai dari akun pribadi, foto, pesan bahkan detil keuangan dapat diakses oleh orang lain.

Bahkan kehilangan perangkat yang terlindungi kata sandi masih memiliki konsekuensi signifikan. Sebagai contoh, kurang dari setengah (41%) orang melakukan backup data dan hanya 22% menggunakan fitur anti pencurian di perangkat selulernya. Hal ini dapat menyebabkan pemilik perangkat akan mengalami kesulitan mengakses informasi akun pribadi mereka sendiri ketika perangkat tercuri.

Dmitry Aleshin, VP untuk Pemasaran Produk, Kaspersky Lab berkata, “Kita semua menyangi gawai yang dimiliki karena telah memberi akses informasi penting, dari mana saja dan kapan saja. Sedangkan perangkat tersebut adalah barang-barang berharga yang ingin dikuasai oleh para pencuri di luar sana, bahkan menjadi lebih mudah ketika mereka mendapati gawai yang dicuri tidak menggunakan kata sandi. Ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan semua orang untuk mengamankan perangkat dan data yang mereka miliki. Dengan membuat pengaturan kata sandi dan menggunakan solusi keamanan khusus, termasuk perlindungan anti pencurian, Anda dapat melindungi informasi pribadi, foto, dan akun daring dari kehilangan dan penggunaan ilegal dari orang yang tidak bertanggung jawab.”


Kaspersky sendiri memiliki beragam produk keamanan diantaranya Security Cloud dan Kaspersky Internet Security For Android, Keduanya dirancang untuk membantu inpidu melindungi perangkat seluler mereka. Kaspersky Security Cloud, misalnya, secara otomatis beradaptasi dengan perilaku pengguna, sehingga memberikan perlindungan yang kuat dengan berbagai kondisi yang terjadi. Selain itu, Kaspersky Internet Security For Android akan mendorong penggunanya untuk melindungi perangkat mereka dengan kata sandi. Tindakan ini berhasil mengamankan gawai seseorang dari bahaya daring dan luring, baik pencurian, malware maupun pengintaian dari orang tak dikenal.

Rate this item
(0 votes)
icondeep

Technolifetyler, human

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

https://t.co/Hm6N1tBtff sepakat bergabung dengan tiktok https://t.co/fRfmeC3Xqe https://t.co/KbHg1G8k2J
Ingat Snake? Yoi, game yang dulunya hadir di Nokia tersebut kini bisa dimainkan via Facebook! Check this… https://t.co/Or0HxJEsfN
Aplikasi https://t.co/Hm6N1tBtff dan TikTok Resmi Bergabung, selengkapnya di https://t.co/fRfmeC3Xqe https://t.co/l9HoJhX0kg
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Xiaomi Mi7: Rumor Jadwal Rilis, Harga dan Spesifikasi

Panduan Lengkap Find My Device: Lacak dan Temukan Lokasi Ponsel yang Hilang

Panduan Chipset Kirin, Prosesor Smartphone Besutan Huawei

Xiaomi Redmi Note 5: Rumor Spek dan Harga Sejauh Ini

Mudahnya Menemukan Stiker 'Begituan' di Telegram

Note8 Punya S Pen yang Bisa Terjemahkan 71 Bahasa

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5