MediaTek Guide: Pilah-Pilih Smartphone Berchipset MTK

Prosesor telah menjadi komponen penting dalam sebuah perangkat komputasi. Prosesor sering pula disebut sebagai otak dari sebuah perangkat komputer, tak terkecuali juga dengan perangkat smartphone. 

Dalam dunia smartphone, kita mengenal dua pemain besar di ranah prosesor yakni Qualcomm dan MediaTek, keduanya seolah saling berkompetisi untuk merebut hati pengguna dengan menawarkan sejumlah fitur dan kemampuan.

Sebelumnya kami pernah mengulas beragam prosesor dari Qualcomm dan pada tulisan kali ini, kami ingin membahas seputar prosesor MediaTek atau sering pula disingkat dengan sebutan MTK yang banyak digunakan pada produk smartphone Android.

Hal menarik yang dimiliki oleh MediaTek ialah harganya yang relatif murah bila dibanding dengan pesaingnya, tak heran jika prosesor MediaTek banyak ditemukan pada jajaran produk smartphone besutan Tiongkok yang ditawarkan dengan harga yang sangat ramah di kantong.

 

Prosesor MT6572 Dual-Core

Prosesor MT6572 merupakan prosesor Dual-core yang ditujukan untuk kelas entry-level, karena itu Anda jangan terlalu berharap banyak untuk bisa memainkan game-game 3D jika smartphone Anda menggunakan prosesor ini lantaran MT6572 hanya ditopang oleh chipset A7 dual-core yang terbilang sudah agak usang untuk saat ini, sebagai gantinya pihak MediaTek telah menyediakan chipset A53 yang mengusung arsitektur 64-bit.

Secara teknis, prosesor MT6572 mampu dioperasikan pada perangkat yang memiliki resolusi layar 960 x 540 piksel, memiliki dukungan konkesi HSPA+ namun belum mendukung untuk mengakses jaringan LTE. Lebih jauh, prosesor ini juga mendukung untuk bisa merekam video dengan resolusi 720p sedangkan untuk mengambil gmbar diam ia mampu menbidik objek dengan kamera utama 5 megapiksel dan kamera belakang 1.3 megapiksel. Varian lain dari prosesor ini ialah MT6572M dimana kemampuannya telah diturunkan yang hanya mampu merekam video pada kualitas 480p saja.

Smartphone yang menggunakan prosesor MT6572
Adapun smartphone yang menggunakan prosesor MediaTek MT6572 ini adalah Acer Liquid Z3/Z5/Z200, Huawei Ascend Y220 dan ZTE Blade Q. Semua smartphone itu telah masuk ke pasar tanah air, namun pengguna di luar negeri bisa mendapatkan smartphone Vodacom Smart Kicka yang juga hadir dengan dukungan prosesor ini.

 

Prosesor MT658x, Memiliki kemampuan yang sedikit lebih bertenaga

Prosesor MT658x merupakan lini prosesor yang didalamnya terdapat beragam jenis prosesor lain seperti MT6580, 6582/6582M, 6588, 6589/6589M/6589T namun semua jajaran prosesor ini memiliki kemampuan dan performa yang secara umum sama seperti dukungan chipset core A7 serta memiliki daya yang lebih efisien yang didapat dari chipset core A53. Prosesor MT658x ini memiliki performa yang sedikit lebih bertenaga dari MT6572 lantaran mengusung arsitektur quad-core.

Terkait dengan kemampuannya, lini prosesor MT658x ini mampu menampilkan gambar pada resolusi 720p, saat mengambil gambar bergerak prosesor ini juga dapat merekam dan memutarnya kembali pada resolusi Full HD 1080p. Kamera utamanya mampu mengambil foto 8 megapiksel. Kendati tidak terlalu 'wah' namun prosesor ini memiliki performa yang sedikit lebih bertenaga dibanding prosesor MT6572.

Lebih jauh dengan kemampuan performanya, prosesor MT658x ini telah didesain dengan chipset A7 serta dukungan modul grafis Mali 4 single-core dan untuk varian lainnya didukung dengan modul grafis mali 450 MP4 quad-core. Sehingga prosesor ini sangat mampu untuk mengunyah game-game 2D namun agak sedikit ngos-ngosan ketika digunakan untuk memainkan game 3D, sehingga prosesor ini akan sedikit kewalahan untuk memainkan sejumlah game-game 3D 'jaman now' yang ada di pasaran saat ini.

Perlu dicatat pula bahwa tidak ada kemampuan untuk mengakses jaringan LTE pada jajaran prosesor MT658x ini, sehingga penggunanya harus puas dengan kecepatan Internet yang ditawarkan pada jaringan 3G atau HSDPA+.

Smartphone yang menggunakan prosesor MT658x

Sejumlah smartphone telah diotaki dengan prosesor MediaTek MT658x ini ialah smartphone Blu Studio Selfie (dan sejumlah lini dari produk smartphone Blu Life), LG K5/K7, Sony Xperia C/E4, FairPhone 2014, HTC Desire 310 dan beberapa perangkat smartphone besutan MicroMax.

 

MT673X, lompatan besar bagi sejumlah smartphone entry-level dan mid-range

Jajaran prosesor MT673x (termasuk didalamnya adalah 6732, 6735 dan 6738) merupakan prosesor MediaTek yang telah dijejali dengan modem LTE, selain prosesor ini juga mampu untuk merekam dan memutar video dengan kualitas Full HD 1080p serta standar video kompresi H.265. Prosesor ini juga mampu melahap proses pengambilan foto dengan kamera utama berkemampuan 13 megapiksel dan menampilkanya dalam resolusi maksimum 720p (bahkan untuk varian MT6738T mampu menampilkan resolusi hingga 1080p). Dengan kata lain, prosesor ini memiliki performa yang cukup solid seiring dengan harga yang relatif murah terlebih ketika dibandingkan dengan produk pesaingnya, Snapdragon 410.

Dari sisi performa, prosesor yang ditopang dengan desain chipset quad-core A53 serta dukungan modul grafis Mali T720, T760 atau T860 GPUs ini memang belum bisa dianggap sempurna karena sejumlah game tidak bisa ditampilkan secara mulus dan bahkan sedikit gagap, terlebih ketika digunakan untuk memainkan game 3D yang lebih baru, namun secara umum kinerja prosesor ini masih cukup layak untuk memainkan game-game 3D lawas dan bekerja baik saat digunakan menjalankan aplikasi emulator Nintendo 64 atau PlayStation 1.

Smartphone yang menggunakan prosesor MT673X
Sejumlah smartphone yang menggunakan lini prosesor MT673X ini ialah Sony Xperia E4g, Wileyfox Spark, Acer Liquid Z630, Gionee Marathon M5, Meizu M2 dan Vodafone Smart speed 6.

 

MediaTek P-series dan X10, performanya nyaris menyaingi smartphone flagship

Smartphone yang di-otaki prosesor MediaTek P-series dan X10 menawarkan performa yang cukup gahar, namun demikian produk-produk smartphone yang dijejali dengan prosesor ini memiliki harga yang relatif bersahabat. Alih-alih menggunakan prosesor A53 octa-core, MeditaTek P-series dan X10 mengusung chipset A57 atau A72 core yang memiliki kecepatan clock lebih tinggi dengan sejumlah model prosesor yang kami bahas diatas. Sebagai prosesor yag cukup powerfull, MediaTek P-series dan X10 membutuhkan sumber daya yang lebih tinggi, efeknya baterai menjadi lebih boros namun pihak MediaTek telah mengakalinya dengan teknologi fast-charging (isi ulang cepat).

Sebagai prosesor yang powerfull, prosesor MediaTek P10 mendukung tayangan gambar dengan resolusi 1080p, merekam video pada resolusi 1080p dan kemampuan untuk menangani kamera dengan kemampuan 21 megapiksel. Sedangkan untuk prosesor X10, ia mampu menangani perekaman video dengan kualitas 4K, pengambilan foto 20 megapiksel dan menayangan gambar pada resolusi layar 2560×1600 piksel.
Sementara itu, jajaran prosesor MediaTek P-series (dimana terdapat prosesor MediaTek seri P20, P23, P25, P30) teah hadir dengan modul grafis yang lebih baik, sementara prosesor MediaTek P20, P25 dan P30 juga mendukung perekaman video 4K dan penggunaan kamera 24 megapiksel, prosesor MediaTek P23, P25 dan P30 juga telah mampu menangani smartphone yang memiliki fitur dual-camera.

Hal yang menurut kami cukup menarik ialah bahwa prosesor MediaTek P23 dan MediaTek P30 merupakan prosesor P-series yang mendukung reslusi layar 2160×1080 piksel, tak heran jika pada tahun depan, kita akan menemukan produk smartphone yang dijejali dengan prosesor ini.

Sebagai prosesor yang memiliki spesifikasi mumpuni, baik P-series maupun X10 sanggup melahap sejumlah game 3D, hal ini tercipta lantaran kedua lini prosesor ini memiliki kombinasi yang cocok antara kecepatan clock yang tinggi yang dipadu dengan performa modul grafis yang sangat solid.

Smartphone yang menggunakan prosesor MediaTek P-series dan X10
Sejumlah produk smartphone yang telah mengadopsi prosesor MediaTek P-series ini adalah Meizu M3 Note, Elephone P9000, Sony Xperia XA/XA Ultra dan Oppo R9. Sedangkanj untuk smartphone yang telah menggunakan prosesor MediTek X10 adalah HTC One M9+, Meizu MX5, Xiaomi Redmi Note 2 dan Meizu MX5. Untuk smartphone yang menggunakan prosesor Helio P20 dapat ditemukan pada jajaran smartphone Sony XA1 dan Alcatel Idol 5S.

 

MediaTek X20, X25 dan X30; Prosesor Unggulan MTK

Prosesor seri X20, X25 dan X30 merupakan jajaran prosesor paling baru dan memiliki performa tertinggi dari seluruh prosesor besutan MediaTek, ia hadir dengan sokongan arsitektur deca-core alias sepuluh inti, tak heran jika prosesor ini selalu bertengger pada sejumlah smartphone unggulan.

Untuk prosesor X20 dan X25 misalnya, ia telah disokong oleh perpaduan chipset super cepat A72 core ditambah dengan chipset delapan inti yang memiliki fitur efisiensi sumber daya berjat kehadiran chipset A53 core. Prosesor ini mampu menangani smartphone yang memiliki kamera utama 32 megapiksel, mampu merekam video berkualitas 4K dan menampilkan layar pada resolusi 2560×1600 piksel.

Untuk ini ada sejumlah smartphone yang telah hadir dengan sokongan prosesor X20 dan X25 ini, salah satunya adalah Vernee Apollo yang hadir dengan dukungan RAM 6GB sehingga produk ini disebut-sebut sebagai smartphone berspesifikasi gahar.

Sementara itu, prosesor MediaTek Helio X30 yang juga ditopang dengan arsitektur deca-core telah hadir dengan dua buah chipset super cepat A73 core, empat chipset A35 core dan empat buah chipset A53 core. Prosesor ini juga telah ditopang dengan modu grafis PowerVR seri 7, dengan desain proses berukuran 10nm sehingga prosesor ini diklaim lebih hemat daya. Lebih jauh dengan kemampuan dari prosesor X30 ini, ia mampu mendukung tampilan layar 4K, merekam video dengan kualitas 4K, dan mendukung penggunaan dua buah kamera utama berkemampuan 16 megapiksel serta penggunaan RAM hingga 8GB.

Dengan kemampuannya yang cukup prima, tak heran jika smartphone yang diotaki dengan prosesor ini bisa sangat gegas saat menjalankan aplikasi, melakukan multitasking dan kerja kamera yang sangat responsif. Karena itu, prosesor X30 ini juga disebut-sebut sebagai rival terkuat untuk jajaran prosesor Snapdragon 800. Untuk bermain game, prosesor ini juga mampu menjalankan sejumlah game 3D tanpa masalah, kendati prosesor besutan Samsung dan Qualcomm memiliki performa grafis yang lebih cepat, namun prosesor MediaTek X20, X25 dan X30 telah menawarkan pengalaman grafis yang tak kalah menarik dari para rivalnya.

Beberapa smartphone yang telah menggunakan prosesor X20 ini ialah Meizu MX6, Xiaomi Redmi Pro, Vernee Apollo dan Xiaomi Redmi Note 4. Sedangkan smartphone yang telah mengadopsi prosesor X25 memang belum banyak, beberapa diantaranya adalah Redmi Pro, Meizu MX6 Pro dan sejumlah varian smartphone LeEco Le2. Sementara untuk saat ini, prosesor MediaTek X30 baru bisa ditemukan pada produk smartphone Meizu Pro 7.

 

 

 

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Saturday, 05 May 2018 19:35
icondeep

Technolifetyler, human

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

"Ponsel selfie bukan ranah Xiaomi" baca di: https://t.co/3OKugYUACn
Giliran OPPO pakai takik mirip iPhone X, ila baca selengkapnya di https://t.co/RvYvN7AOKZ #MWC18 #MWC2018 #OPPO… https://t.co/MYZKTgJEPb
Sekarang lagi musim hape ada jidatnya mirip iPhone X. Salah satunya LG G7 Neo ini, baca di https://t.co/smjjqIAcIe… https://t.co/2mE590f1kZ
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Xiaomi Mi7: Rumor Jadwal Rilis, Harga dan Spesifikasi

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Xiaomi Redmi Note 5: Rumor Spek dan Harga Sejauh Ini

Detil Lengkap Xiaomi Redmi 5 :  Foto, Spesifikasi, Varian, dan Harga

Rumor Redmi Note 5: Akhirnya Xiaomi Ikuti Jejak Oppo dan Vivo

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5

iPhone X Kena Bug Lagi, Kali Ini "Rada Gawat"

Windows Phone Hari Ini Telah 'Mati'