Pertama Kali, Ilmuwan Menggubah Gen Langsung di Tubuh Manusia Featured

Brian Madeux, 44, sits with his girlfriend Marcie Humphrey, waiting to receive the first human gene editing therapy. Brian Madeux, 44, sits with his girlfriend Marcie Humphrey, waiting to receive the first human gene editing therapy. Photograph: Eric Risberg/AP

Brian Madeux mungkin tak sadar jika dirinya telah menjadi bagian dari sebuah sejarah. Pada tanggal 13 November kemarin, ia menerima perlakuan medis khusus yang dinamai IV medication. Dalam prosedur

ini, Madeux menerima gen yang telah dikoreksi yang dipasangkan dengan perangkat genetik yang dapat memotong DNAnya, sebagai bagian dari upaya penyembuhan penyakit genetik langka yang dideritanya yang disebut sindrom Hunter. Menurut peneliti Amerika yang melakukan prosedur ini, hal ini merupakan kesempatan pertama dimana mereka bisa mengubah gen langsungĀ di tubuh manusia.

Ilmuwan yang mempelajari terapi gen biasanya mengubah sel di laboratorium dan memasukkan kembali ke tubuh pasien. Dalam kasus Madeux, penggubahan itu sendiri akan terjadi di dalam tubuhnya, tidak di laboratorium. Para peneliti menggunakan alat pengedit gen yang disebut zinc finger nucleases, -yang tidak begitu populer seperti CRISPR-, untuk prosedur ini. Mereka memasangkan gen korektif dengan dua protein jari zinc yang bertindak sebagai semacam gunting molekuler yang bertanggung jawab untuk memotong bagian DNA tertentu dan gen baru secara mandiri harus menyisipkan dirinya sendiri.

Instruksi yang memberitahu kedua komponen mengenai apa yang harus dilakukan dikodekan dalam bentuk virus yang dimodifikasi untuk membawanya ke sel hati Madeux. Sementara para peneliti memasukkan milyaran pasangan gen- jari zinc ke dalam pembuluh darahnya, mereka hanya perlu mengoreksi satu persen sel hati Madeux agar perawatan dianggap sukses.

Sindrom Hunter disebabkan oleh enzim yang hilang atau tak berfungsi yang sebenarnya dibutuhkan untuk memecah beberapa molekul kompleks. Dengan ketiadaan enzim tersebut, molekul kompleks tersebut terbentuk di dalam tubuh dalam jumlah besar dan berbahaya dan menyebabkan berbagai masalah termasuk pembesaran kepala dan hati, gangguan pendengaran, kekakuan sendi, penebalan katup jantung, kesulitan bernafas dan bahkan kerusakan organ dan mental yang parah. Tidak ada perlakuan yang bisa dilakukan untuk kondisi ini, dan banyak dari mereka yang terkena sindrom ini meninggal antara usia 10 dan 20. Pada usia 44 tahun, Madeux adalah salah satu pengecualian. Sayangnya, tidak ada terapi gen yang bisa memperbaiki masalah yang sudah dimiliki tubuhnya, namun setidaknya prosedur di atas bisa menghilangkan kebutuhan akan terapi enzim mingguan dan meningkatkan kualitas hidup MAdeux selanjutnya.

Apa yang terjadi pada 13 November lalu sepertinya masih jauh dari terapi gen yang sempurna , masih banyak hal yang bisa saja bermasalah dengan prosedur seperti ini. Untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan seperti sindrom Hunter, sangat penting untuk mengambil kesempatan seperti ini meski beresiko. Para peneliti yang terlibat dalam percobaan ini tidak akan tahu apakah pengobatan Madeux berhasil sampai mereka mendapatkan hasilnya dalam tiga bulan. Jika prosedur mendapatkan hasil yang sesuai, tim akan mengulangi percobaan pada orang dewasa sampai mereka yakin bahwa perawatan tersebut dapat digunakan pada anak-anak yang belum merasakan dampak terburuk dari penyakit ini.

Sumber artikel Engadget

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Wednesday, 13 December 2017 04:15

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

https://t.co/Hm6N1tBtff sepakat bergabung dengan tiktok https://t.co/fRfmeC3Xqe https://t.co/KbHg1G8k2J
Ingat Snake? Yoi, game yang dulunya hadir di Nokia tersebut kini bisa dimainkan via Facebook! Check thisā€¦ https://t.co/Or0HxJEsfN
Aplikasi https://t.co/Hm6N1tBtff dan TikTok Resmi Bergabung, selengkapnya di https://t.co/fRfmeC3Xqe https://t.co/l9HoJhX0kg
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Xiaomi Mi7: Rumor Jadwal Rilis, Harga dan Spesifikasi

Panduan Lengkap Find My Device: Lacak dan Temukan Lokasi Ponsel yang Hilang

Panduan Chipset Kirin, Prosesor Smartphone Besutan Huawei

Xiaomi Redmi Note 5: Rumor Spek dan Harga Sejauh Ini

Mudahnya Menemukan Stiker 'Begituan' di Telegram

Note8 Punya S Pen yang Bisa Terjemahkan 71 Bahasa

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5